Koleksi Puisi



dan telah lama kini
tiada binar tentang lentang pena di maya
kaupun telah berakhir
lebih tepatnya mengakhiri
diantara seluruh luka
masih saja ada balutan firasat
walau entah mengenai apa
kuyakini, ku harus tetap berdiam diri
kejoramu,,,,,,,,,,,,,,
bukan lagi untukku

tiada cinta, selepas pergimu Rana :)

###

Dan pagi ini selaksa wajah indah terbayang sudah
juga senyumnya menggeliat manja
lagi dan selalu lagi
kamu dihati, Rana yang ku cinta......


Dia Dia Dia

langkah pastinya
mengurai penat nan lara
demikian halnya
saat dia tak ada

berbagi.....
oh sungguh tanpamu tanpa arti
kias bumi hanya dinding hati
saat dia tak disini

aku tanggah..
meratapi awan hitam berbalut kelam
itulah aku...
saat dia tak bersamaku

24 Desember 2013
______________
Puisi untuk Rana

dia, pelepas rindu dahaga
penerang gelap nestapa
menyadarkan.......
akan semua kesalahan

pernah ku mencinta
mendua hati tanpa berdosa

tanpa ku sadari...
tanpa semua terencana
hadir semua....
dalam hati.....
cintanya serasa tak tertahan lagi

oh.......bumi pertiwi
inginku Tuhan hentikan
waktu ketika berdua antara Aku dan Rana

27-09-2013, Friday.

 ___________________________________________________________________________________
Aku Beserta Lamunanku

saat gelap menjelang
sejuk udara menusuk rongga
sedikit banyak mengusik
sisi hati penuh emosi

mampukah kau jadikan pelajaran
atas apa tumpukan karang
atas apa pohon tinggi
kokoh meski dihantam derita bertubi

dekatkanlah aku
pada tepian hatimu
kini kian ku merasa rindu
sedikit ingin memelukmu

12 september 2013 

____________________________________________________________________________________
Tanpa Arti

Mengertilah......
karena hanya malam
teman sejati peneman sepi
suara sekitarpun tak lagi berbunyi
ia hanya kenang memori
saat luapan naluri 
menyusupi.......
menerjang..........
mengikis lembutnya ruang tak lagi berawan


07 september 2013

____________________________________________________________________________________

Kikisan hati


Kamu, dibumi terlihat kupandang indah terasa mengayumi senyum manis yang terkenang
Kadang rembut terhelai perlahan oleh hembusan angin yang sejuk
Mata mulai terpejam ketika kasih hanyutkan rasanya
Keindahan merasuk cepat dalam alir darahku
Namun heran, tak pernah ia ungkap dirinya padaku
Sang cinta yang mendayung perahunya kini terjatuh tenggelam bersama kepedihan dalam jati diri yang ak pernah kan dia ungkap
____________________________________________________________________________________

Kiasan Debu Rindu

Kiasan itu jadi pelengkap bayangmu
Ku sempurna karnamu
Banyakku rindu untukmu
Ini semua membingungkanku

Terjadi warna asmara
Mawarlah wakilnya
Ombak gelisah saksinya

Hanyalah ini ku punya
Perkata ku susun untuk makna

Percayai aku……
Kini ku selami hatimu

14-06-2013, jum’at
___________________________________________________________________________________
Pergi Sebelum Menanam Hati


Hujan menyapaku dalam batas waktu......
menyembunyikan kehangatan pelukmu...
sungguh aku ingin berlari...
menyerupai bayangan rindu yang kau tunggu........

aku adalah kepingan puisi berimaji tinggi........
terlalu terobsesi akan hadirnya sebuah cerita......
diantara kita berdua.....
belum pernahkita coba.............

kau bangkitkan hati ini tuk mencintai....
nyatanyakau malah pergi.....
dengan dirinya yang kau cintai.....
aku benci...semua ini!!!!!!!!


Lamunanku

Masih menyangga dagu
Memainkan bola mata
Memandang sekitar
Sesekali nafas sesakkan

Lidahku kaku
Keadaan seolah memaksakan
Ku kerutkan dahi
Lalu ku bicara dalam hati
Pergilah elegi mimpi


Rindu-Ku Sendiri

gelap menyapa.....
mengusik hati......
teringat klise cinta...
telah lama terlupa.....

bantaran sungai rindu...........
jadi saksi bisu....
hiasi ruang rindu...
lingkari tak bertepi....

sampaikan....
pada mereka ku cinta...
ku butuh tegukkan.....
kiranya mampu lampiaskan......


Jingga Cinta Senja

jingga ditengah senja
menyuguhkan kilas bayangmu
dibalik mentari
terlihat senyummu menari

aku cinta kau
hanya kata sulit percaya
hanya tingkah terkadang salah
banyaknya tak mampu terungkap
seberapa besar cinta buatku sesak

Masih terbawa mimpi
ku buka mataku
rupanya gemuruh itu semu
ia tak bisa mengelak dari tumpuan asa
itu bukan.......bukan nyata!!!!

hanya melankoli rapuh yang buat jenuh.....

Read More..

0 komentar:

Posting Komentar